Tuesday, May 22, 2012
Friday, May 18, 2012
Fondant and Gumpaste Class @ ICCA
Whoa! Lamanya tak update blog! Dekat sebulan.....? Anyway, esok ada kelas kat ICCA frm 10.30-3.30. Harap2 I can last that long and this time it'll be fun with Lilot n k Lin around! Will update pics tmoro! Oh, lupa pulak kelas ni the fee is just RM390. It's the old syllabus. New syllabus would cost around 600-750 i think. Call ICCA for further info! Nite2 for now!
Day 1
Today papa yang hantar. So, dengan happynya masuk ke kelas walaupun barang penuh di tangan sebab tak perlu berjalan jauh....K Lin dan Lilot pun sampai around 10.30. Pagi sebelum keluar, I did the ironing dulu so by the time sampai ICCA 1/4 tenaga dah abis....huhu.... 1st day happy2 penuh gelak ketawa sambil menguli fondant lebih sekilo....wah2...keluar semua urat2 dan otot2.. Tapi takpe, seronok belajar... Enjoy some of the pics....
Day 2
Kurang bergelak ketawa.....hahaha.....penat semalamnya tak hilang lagi....pastu hari ni pulak banyak buat aksesori tambahan dan bunga2an untuk decorate the dummy cake. So kurang masa untuk bergelak ketawa sebab masing2 serius dan tekun bekerja.... Lunch at Homst. Seperti biasa, Homst la yang dituju bila ada kelas di ICCA. Akhirnya siap semua decoration....kelas diakhiri dengan majlis penyampaian sijil.
Day 1
Today papa yang hantar. So, dengan happynya masuk ke kelas walaupun barang penuh di tangan sebab tak perlu berjalan jauh....K Lin dan Lilot pun sampai around 10.30. Pagi sebelum keluar, I did the ironing dulu so by the time sampai ICCA 1/4 tenaga dah abis....huhu.... 1st day happy2 penuh gelak ketawa sambil menguli fondant lebih sekilo....wah2...keluar semua urat2 dan otot2.. Tapi takpe, seronok belajar... Enjoy some of the pics....
Day 2
Kurang bergelak ketawa.....hahaha.....penat semalamnya tak hilang lagi....pastu hari ni pulak banyak buat aksesori tambahan dan bunga2an untuk decorate the dummy cake. So kurang masa untuk bergelak ketawa sebab masing2 serius dan tekun bekerja.... Lunch at Homst. Seperti biasa, Homst la yang dituju bila ada kelas di ICCA. Akhirnya siap semua decoration....kelas diakhiri dengan majlis penyampaian sijil.
Tuesday, April 24, 2012
Saturday, April 21, 2012
Hijrah si kecil
Minggu ni beriya2 Naznin mintak nak pakai tudung. Saya bukan tak izinkan cuma saya nak dia faham yang hijab is not fashion. I want her to wear hijab not because people pressured her to wear but because she knows the significance of wearing hijab- which is her obligation as a Muslimah as stated in our holy Quran.
“O you Children of Adam! We have bestowed on you raiment to cover your shame as well as to be an adornment to you. But the raiment of righteousness, that is the best. Such are among the Signs of Allah, that they may receive admonition.” (Quran 7:26)
Terjemahan BM:
Wahai anak-anak Adam! Sesungguhnya Kami telah menurunkan kepada kamu (bahan-bahan untuk) pakaian menutup aurat kamu, dan pakaian perhiasan; dan pakaian yang berupa taqwa itulah yang sebaik-baiknya. Yang demikian itu adalah dari tanda-tanda (limpah kurnia) Allah (dan rahmatNya kepada hamba-hambaNya) supaya mereka mengenangnya (dan bersyukur).
“And say to the believing women that they should lower their gaze and guard their modesty; that they should not display their beauty and ornaments except what must ordinarily appear thereof; that they should draw their veils over their bosoms and not display their beauty except to their husbands, their fathers, their husbands' fathers, their sons, their husbands' sons, their brothers, or their brothers' sons or their sisters' sons, or their women or the servants whom their right hands possess, or male servants free of physical needs, or small children who have no sense of the shame of sex, and that they should not strike their feet in order to draw attention to their hidden ornaments. And O you Believers, turn you all together towards Allah, that you may attain Bliss.” (Quran 24:31).
Terjemahan BM:
Katakanlah kepada orang Mukminat: "Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang zahir sahaja. Dan hendaklah mereka menutupkan kain tudung ke dadanya. Dan janganlah menampakkan perhiasannya, kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau anak-anak mereka, atau anak-anak suami mereka (anak tiri), atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau anak-anak saudara laki-laki mereka, atau anak-anak saudara perempuan mereka, atau sesama wanita, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita), atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah mereka menghentakkan kakinya agar diketahui perhiasan yang mereka tersembunyi. Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, wahai orang yang beriman supaya kamu beruntung.
“O Prophet, tell your wives and your daughters and the women of the believers to draw their cloaks close round them (when they go abroad). That will be better, so that they may be recognised and not annoyed. Allah is ever Forgiving, Merciful.” (Quran 33:59)
Terjemahan BM:
Wahai Nabi, suruhlah isteri-isterimu dan anak-anak perempuanmu serta perempuan-perempuan yang beriman, supaya melabuhkan pakaiannya bagi menutup seluruh tubuhnya (semasa mereka keluar); cara yang demikian lebih sesuai untuk mereka dikenal (sebagai perempuan yang baik-baik) maka dengan itu mereka tidak diganggu. Dan (ingatlah) Allah adalah Maha Pengampun, lagi Maha Mengasihani.
Saya faham bahawa hendak melentur buluh biarlah dari rebungnya. Anak2 perlu diajar untuk memakai hijab seawal mungkin. Saya tidak mempertikaikannya. Cuma bagi saya yang bukan siapa2 ini.... saya mendidik dan memberi informasi terlebih dahulu dan praktikalnya kemudian. Maksudnya, saya beri penerangan kepada anak2 bahawa apabila mereka akil baligh, I myself will ensure they wear hijab, until then....I will not make them wear hijab. Tapi alhamdulillah, Allah bukakan pulak hati Sarah dan Naznin untuk memakai tudung despite me telling them to wait. Reverse psychology kot! Yang kita tak bagi tu la yang depa nak buat! Kids!!!! They always do the opposite of what we want them to do....(I'm referring to my kids ye!)
I just pray that Allah gives Naznin and Sarah the strength to forever wear hijab. I also pray that my relatives and friends to be given the strength to finally wear hijab. It may be difficult sebab menongkah arus zaman....but if you do it for Allah....masyaAllah....the reward is greater...from the bottom of my heart I sincerely pray may one day Allah softens your heart to finally wear hijab, InsyaAllah. Please don't get me wrong, I have nothing against people without hijab....Like what I wrote in one of my postings....siapalah saya untuk mencari2 kesalahan orang lain sedangkan terlalu banyak dosa yang perlu ditanggung. Maafkan saya andai posting ini mengguris hati anda...sesungguhnya all of you are in my prayers....always, insyaAllah!
“O you Children of Adam! We have bestowed on you raiment to cover your shame as well as to be an adornment to you. But the raiment of righteousness, that is the best. Such are among the Signs of Allah, that they may receive admonition.” (Quran 7:26)
Terjemahan BM:
Wahai anak-anak Adam! Sesungguhnya Kami telah menurunkan kepada kamu (bahan-bahan untuk) pakaian menutup aurat kamu, dan pakaian perhiasan; dan pakaian yang berupa taqwa itulah yang sebaik-baiknya. Yang demikian itu adalah dari tanda-tanda (limpah kurnia) Allah (dan rahmatNya kepada hamba-hambaNya) supaya mereka mengenangnya (dan bersyukur).
“And say to the believing women that they should lower their gaze and guard their modesty; that they should not display their beauty and ornaments except what must ordinarily appear thereof; that they should draw their veils over their bosoms and not display their beauty except to their husbands, their fathers, their husbands' fathers, their sons, their husbands' sons, their brothers, or their brothers' sons or their sisters' sons, or their women or the servants whom their right hands possess, or male servants free of physical needs, or small children who have no sense of the shame of sex, and that they should not strike their feet in order to draw attention to their hidden ornaments. And O you Believers, turn you all together towards Allah, that you may attain Bliss.” (Quran 24:31).
Terjemahan BM:
Katakanlah kepada orang Mukminat: "Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang zahir sahaja. Dan hendaklah mereka menutupkan kain tudung ke dadanya. Dan janganlah menampakkan perhiasannya, kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau anak-anak mereka, atau anak-anak suami mereka (anak tiri), atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau anak-anak saudara laki-laki mereka, atau anak-anak saudara perempuan mereka, atau sesama wanita, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita), atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah mereka menghentakkan kakinya agar diketahui perhiasan yang mereka tersembunyi. Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, wahai orang yang beriman supaya kamu beruntung.
“O Prophet, tell your wives and your daughters and the women of the believers to draw their cloaks close round them (when they go abroad). That will be better, so that they may be recognised and not annoyed. Allah is ever Forgiving, Merciful.” (Quran 33:59)
Terjemahan BM:
Wahai Nabi, suruhlah isteri-isterimu dan anak-anak perempuanmu serta perempuan-perempuan yang beriman, supaya melabuhkan pakaiannya bagi menutup seluruh tubuhnya (semasa mereka keluar); cara yang demikian lebih sesuai untuk mereka dikenal (sebagai perempuan yang baik-baik) maka dengan itu mereka tidak diganggu. Dan (ingatlah) Allah adalah Maha Pengampun, lagi Maha Mengasihani.
Saya faham bahawa hendak melentur buluh biarlah dari rebungnya. Anak2 perlu diajar untuk memakai hijab seawal mungkin. Saya tidak mempertikaikannya. Cuma bagi saya yang bukan siapa2 ini.... saya mendidik dan memberi informasi terlebih dahulu dan praktikalnya kemudian. Maksudnya, saya beri penerangan kepada anak2 bahawa apabila mereka akil baligh, I myself will ensure they wear hijab, until then....I will not make them wear hijab. Tapi alhamdulillah, Allah bukakan pulak hati Sarah dan Naznin untuk memakai tudung despite me telling them to wait. Reverse psychology kot! Yang kita tak bagi tu la yang depa nak buat! Kids!!!! They always do the opposite of what we want them to do....(I'm referring to my kids ye!)
I just pray that Allah gives Naznin and Sarah the strength to forever wear hijab. I also pray that my relatives and friends to be given the strength to finally wear hijab. It may be difficult sebab menongkah arus zaman....but if you do it for Allah....masyaAllah....the reward is greater...from the bottom of my heart I sincerely pray may one day Allah softens your heart to finally wear hijab, InsyaAllah. Please don't get me wrong, I have nothing against people without hijab....Like what I wrote in one of my postings....siapalah saya untuk mencari2 kesalahan orang lain sedangkan terlalu banyak dosa yang perlu ditanggung. Maafkan saya andai posting ini mengguris hati anda...sesungguhnya all of you are in my prayers....always, insyaAllah!
Thursday, April 19, 2012
Perjalanan seorang sahabat.......
Seorang sahabat telah selamat berlepas dalam perjalanan menuju Masjid Al-Aqsa dan kemudian menuju ke Masjid Nabawi dan diakhiri dengan Masjidil Haram..... Saya rasa sayu kerana sangat teringin untuk mengikut beliau. Apakan daya, terlalu banyak kekangan dan halangan yang tidak membolehkan saya dijemput olehNya ke sana. In fact, saya hampir2 membayar deposit kepada Ustaz Amin. Kalau sesiapa yang rajin tgk tv atau dengar radio, ustaz yang saya maksudkan ialah ustaz Muhamad bin Abdullah atau lebih dikenali dengan nama Ustaz Amin.
Sehari sebelum hari terakhir untuk bayar deposit, June, sahabat saya, mengingatkan hari berikutnya adalah hari terakhir untuk berbuat demikian. June pun maklumkan barang2 yang perlu diserahkan di pejabat ustaz. Antaranya, gambar dan pasport. Ya Allah, gambar tak ambik lagi, Pasport tak renew lagi, duit tak withdraw lagi. Pendek kata, semua benda tak ready la. Actually the week before dah nak buat pasport tp ada halangan. I have doubts also, siapa nak uruskan anak2. Dahlah suami baru start kerja di office baru. Mana boleh cuti! I consulted my dad. Abah nasihatkan supaya saya pergi dengan suami. Takpelah saya ikut nasihat abah, lagipun memang tak tau macam mana nak manage the kids if I'm away.
Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang terbaik untuk kita. Ada la sebabnya kenapa saya tak dapat ikut June dan rombongan ustaz Amin. Serius, saya sedih dan sebak bila June pergi malam tadi. It could've been me with her..... :'( Apapun, saya doakan semoga June dan semua ahli rombongan sihat dan selamat sepanjang dalam perjalanan. Selain itu, saya turut mendoakan supaya Allah menjadikan mereka tetamuNya yang paling istimewa sepanjang mereka menunaikan umrah. Semoga Allah memudahkan segala urusan mereka dan semoga mereka mendapat umrah yang mabrur! Semoga satu hari nanti saya juga akan melihat sendiri Masjidil Haram, Masjid Nabawi dan Masjid Al-Aqsa! Amin dan InsyaAllah!
Sehari sebelum hari terakhir untuk bayar deposit, June, sahabat saya, mengingatkan hari berikutnya adalah hari terakhir untuk berbuat demikian. June pun maklumkan barang2 yang perlu diserahkan di pejabat ustaz. Antaranya, gambar dan pasport. Ya Allah, gambar tak ambik lagi, Pasport tak renew lagi, duit tak withdraw lagi. Pendek kata, semua benda tak ready la. Actually the week before dah nak buat pasport tp ada halangan. I have doubts also, siapa nak uruskan anak2. Dahlah suami baru start kerja di office baru. Mana boleh cuti! I consulted my dad. Abah nasihatkan supaya saya pergi dengan suami. Takpelah saya ikut nasihat abah, lagipun memang tak tau macam mana nak manage the kids if I'm away.
Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang terbaik untuk kita. Ada la sebabnya kenapa saya tak dapat ikut June dan rombongan ustaz Amin. Serius, saya sedih dan sebak bila June pergi malam tadi. It could've been me with her..... :'( Apapun, saya doakan semoga June dan semua ahli rombongan sihat dan selamat sepanjang dalam perjalanan. Selain itu, saya turut mendoakan supaya Allah menjadikan mereka tetamuNya yang paling istimewa sepanjang mereka menunaikan umrah. Semoga Allah memudahkan segala urusan mereka dan semoga mereka mendapat umrah yang mabrur! Semoga satu hari nanti saya juga akan melihat sendiri Masjidil Haram, Masjid Nabawi dan Masjid Al-Aqsa! Amin dan InsyaAllah!
Wednesday, April 11, 2012
Projek lepas gian.....
Kek Marsya
Chiffon Cake untuk birthday Nana
Birthday Cake Nana
Birthday Cake Alia-anak Syah
Red Velvet Cake anak Diani
Projek Jahitan
Monday, April 9, 2012
Setahun sudah berlalu......
Sesungguhnya saya amat bersyukur kepadaNya. Dalam tidak sedar sudah setahun saya menjalani kehidupan sebagai seorang surirumah. Tidak pernah terlintas di fikiran bahawa saya akan menjadi seorang surirumah. Selama ini, hanya kerja yang berada di fikiran. Dahulu, saya tidak nampak bagaimana saya boleh keluar daripada menjadi seorang penjawat awam. Allah Maha Kaya.....memang benar, kadang2 apa yang berlaku dalam hidup kita amat menyakitkan sehingga kita tertanya2 mengapakah kita yang menghadapi ujian tersebut. Kita sering lupa bahawa setiap yang Allah takdirkan untuk kita, Dia Maha Mengetahui apa yang terbaik untuk kita.
Saya teringat akhir Mac tahun lalu. Betapa satu insiden yang berlaku dan melibatkan Nurin benar2 membuat saya kecewa sehingga saya mengambil keputusan untuk berhenti kerja. Saya berjumpa dengan Pengetua dan Penolong Kanan 1 untuk menyatakan hasrat saya. Mereka menasihatkan supaya saya mengambil cuti tanpa gaji dan berfikir panjang sebelum mengambil keputusan terburu-buru. Ada juga di kalangan rakan yang masihatkan supaya memikirkan kewajaran untuk berhenti kerja kerana kita tidak tahu apa yang akan berlaku di masa hadapan.
Waktu itu, saya menyerahkan segalanya kepada Yang Maha Esa. Saya tiada daya dan upaya....saya hanya mengharapkan Allah akan membantu saya. Syukur alhamdulillah, setiap urusan saya dipermudahkanNya. Urusan cuti menjadi mudah. Rezeki tidak putus2 dan datang dengan tidak disangka2....saya amat yakin bahawa apabila kita meletakkan pengharapan dan pergantungan kepada Allah semata2....urusan kita akan dipermudahkanNya. Tapi jangan pula apabila sesuatu yang tidak baik berlaku, kita cepat menyalahkan takdir...sebaliknya...ingat!!!! Setiap yang Allah tentukan untuk kita selain daripada sebagai ujian dariNya, kita perlu yakin bahawa Allah lebih mengetahui apa yang terbaik untuk kita....
Jadi, untuk apa saya penat2 belajar dari Tadika sampai universiti? Perjalanan itu saya tempuhi sebagai 1001 pengalaman yang saya kutip dan tempuhi sepanjang perjalanan menuju ke alam dewasa. Bergelar seorang surirumah bukan bermakna ilmu yang diperolehi sekian lama tidah bermakna jika tidak dipraktikkan.....saya cintakan ilmu....saya suka belajar...biarlah....walaupun saya tidak dapat mempraktikkan semua ilmu yang telah dipelajari, walaupun sedikit, tetap saya gunakan dalam kehidupan. Menjahit contohnya, kalau tidak tahu mengira, mana mungkin saya boleh mendapat ukuran yang tepat untuk membuat baju. Membuat kek pula, sekiranya saya tidak tahu buat pengkosan, mana mungkin saya tahu sama ada saya untung ataupun tidak.
Kesimpulannya.....setiap apa yang kita lakukan pasanglah niat kerana Allah swt. Disamping itu,berdoa supaya kita tidak tersasar daripada jalan yang Dia redhai. Dalam pada itu, sedar akan hakikat yang kita mungkin berada di penghujung fasa peradaban manusia. Kalaupun tidak betul..kiamat kecil boleh berlaku tanpa disangka2.....Cukupkah bekalan kita? Bersediakah kita untuk menjawab atas setiap amalan dan perbuatan yang kita telah lakukan di dunia? Semoga Allah mengampuni segala dosa2 yang telah kita lakukan dan semoga kita terus istiqamah dalam mencari redhaNya.....Amin....
Saya teringat akhir Mac tahun lalu. Betapa satu insiden yang berlaku dan melibatkan Nurin benar2 membuat saya kecewa sehingga saya mengambil keputusan untuk berhenti kerja. Saya berjumpa dengan Pengetua dan Penolong Kanan 1 untuk menyatakan hasrat saya. Mereka menasihatkan supaya saya mengambil cuti tanpa gaji dan berfikir panjang sebelum mengambil keputusan terburu-buru. Ada juga di kalangan rakan yang masihatkan supaya memikirkan kewajaran untuk berhenti kerja kerana kita tidak tahu apa yang akan berlaku di masa hadapan.
Waktu itu, saya menyerahkan segalanya kepada Yang Maha Esa. Saya tiada daya dan upaya....saya hanya mengharapkan Allah akan membantu saya. Syukur alhamdulillah, setiap urusan saya dipermudahkanNya. Urusan cuti menjadi mudah. Rezeki tidak putus2 dan datang dengan tidak disangka2....saya amat yakin bahawa apabila kita meletakkan pengharapan dan pergantungan kepada Allah semata2....urusan kita akan dipermudahkanNya. Tapi jangan pula apabila sesuatu yang tidak baik berlaku, kita cepat menyalahkan takdir...sebaliknya...ingat!!!! Setiap yang Allah tentukan untuk kita selain daripada sebagai ujian dariNya, kita perlu yakin bahawa Allah lebih mengetahui apa yang terbaik untuk kita....
Jadi, untuk apa saya penat2 belajar dari Tadika sampai universiti? Perjalanan itu saya tempuhi sebagai 1001 pengalaman yang saya kutip dan tempuhi sepanjang perjalanan menuju ke alam dewasa. Bergelar seorang surirumah bukan bermakna ilmu yang diperolehi sekian lama tidah bermakna jika tidak dipraktikkan.....saya cintakan ilmu....saya suka belajar...biarlah....walaupun saya tidak dapat mempraktikkan semua ilmu yang telah dipelajari, walaupun sedikit, tetap saya gunakan dalam kehidupan. Menjahit contohnya, kalau tidak tahu mengira, mana mungkin saya boleh mendapat ukuran yang tepat untuk membuat baju. Membuat kek pula, sekiranya saya tidak tahu buat pengkosan, mana mungkin saya tahu sama ada saya untung ataupun tidak.
Kesimpulannya.....setiap apa yang kita lakukan pasanglah niat kerana Allah swt. Disamping itu,berdoa supaya kita tidak tersasar daripada jalan yang Dia redhai. Dalam pada itu, sedar akan hakikat yang kita mungkin berada di penghujung fasa peradaban manusia. Kalaupun tidak betul..kiamat kecil boleh berlaku tanpa disangka2.....Cukupkah bekalan kita? Bersediakah kita untuk menjawab atas setiap amalan dan perbuatan yang kita telah lakukan di dunia? Semoga Allah mengampuni segala dosa2 yang telah kita lakukan dan semoga kita terus istiqamah dalam mencari redhaNya.....Amin....
Thursday, March 22, 2012
A piece of me....
Subhanallah.....syukur tidak terhingga kepada Yang Maha Esa kerana menemukan saya dengan blog Prof Mohd Kamil, Kehidupan Ringkas Tapi Signifikan. Secara tidak sengaja, I came across his blog. Again....subhanallah....syukur alhamdulillah....banyak pengajaran yang saya perolehi daripada blog beliau. Betapa beliau sering menerima kunjungan tetamu dalam masa yang saya kira agak padat...Masya Allah...berkatnya masa yang Allah kurniakan kepada mereka. Tak jemu2 melayan tetamu yang berhajat untuk berjumpa mereka. Semalam, saya meninjau2 lagi blog tersebut dan mendapati bahawa Prof telah menghasilkan buku Travelog Haji seawal tahun 2006! Subhanallah.....saya ketinggalan kereta api rupanya! Saya sangat terkesan dengan komen2 yang dilontarkan oleh pembaca2 buku tersebut membuatkan hati meronta2 untuk mencarinya di MPH Subang Parade.
Apalagi, semalam, saya ajak Sarah bersiap2 dan selepas menghantar kereta untuk dicuci dan bersarapan, kami terus ke Subang Parade. Alhamdulillah, semua buku yang saya inginkan dapat dimiliki. Ini terrmasuklah buku hasil tulisan isteri Prof iaitu Pn Roza Roslan. Saya sangat teruja untuk membaca Travelog Haji. Hati sangat2 teringin untuk menunaikan haji/umrah....namun belum menerima kad jemputan dariNya.... Membaca catatan Prof Kamil sangat menusuk jiwa dan saya amat terkesan dengan tulisan beliau. Airmata sering tumpah kerana kagum dengan kesungguhan Prof yang menurut beliau, seorang yang jahil tentang agama, belajar dan menyediakan diri beliau sebelum mengerjakan haji. Bagaimana tidak tumpah airmata.....betapa Allah mendengar dan memakbulkan doa hambaNya walaupun pernah bergelumang dengan dosa....Masya Allah....saya ingin jadi insan istimewa seperti Prof dan keluarga ketika di Tanah Suci.
Terlalu banyak yang bermain di fikiran.....terasa betapa diri ini terlalu kerdil berbanding dengan orang lain yang punya banyak ilmu tentang agama.....namun tetap bersyukur kerana hidayah itu datang ketika usia menginjak 40an....saya mula membezakan antara menutup aurat dan membalut aurat.....banyak lagi perkara2 yang saya tidak tahu! Ya Allah.....ampunilah aku di atas kejahilanku.... Next mission....pencarian ilmu....kita tidak boleh terus dalam kejahilan....tiada alasan untuk tidak mencari ilmu agama. Kadang2 terfikir juga....betapa kita menghabiskan berbelas2 tahun mencari ilmu dunia namun amat sedikit masa yang diperuntukkan untuk mencari ilmu akhirat.... Hidup selama2nyakah kita? Esok lusa tidak matikah kita? Betapa kita terlalu sibuk dengan urusan dunia sehingga akhirat kita abaikan..... Sedangkan mati itu pasti...dan mati itu hanya permulaan perjalanan kehidupan kita yang abadi.... Sanggupkah kita memperjudikan hidup yang entah berapa tahun di dunia dengan terpelosok di neraka selama2nya? Ya Allah....saya tidak sanggup memikirkannya.
Saya bukanlah seorang yang alim....saya amat jahil dalam banyak perkara. Tulisan ini bukan untuk menuding jari kepada sesiapa tetapi lebih kepada refleksi diri supaya menjadi insan yang lebih baik di sisiNya. Siapalah saya untuk mencari2 kesalahan orang lain sedangkan dosa yang dibawa sudah terlalu berat untuk ditanggung. Namun saya bergantung harap kepada Allah untuk menemukan saya dengan jalan yang Dia redhai. Dia yang memberi saya hidayah, dia juga yang mengurniakan rakan2 yang sama2 berusaha mencari keredhaanNya....Ya Allah....bantulah aku mencari jalan yang Engkau redhai...jalan orang2 yang Engkau beri nikmat, bukan jalan orang2 yang Engkau murkai atau jalan orang2 yang sesat.....
Apalagi, semalam, saya ajak Sarah bersiap2 dan selepas menghantar kereta untuk dicuci dan bersarapan, kami terus ke Subang Parade. Alhamdulillah, semua buku yang saya inginkan dapat dimiliki. Ini terrmasuklah buku hasil tulisan isteri Prof iaitu Pn Roza Roslan. Saya sangat teruja untuk membaca Travelog Haji. Hati sangat2 teringin untuk menunaikan haji/umrah....namun belum menerima kad jemputan dariNya.... Membaca catatan Prof Kamil sangat menusuk jiwa dan saya amat terkesan dengan tulisan beliau. Airmata sering tumpah kerana kagum dengan kesungguhan Prof yang menurut beliau, seorang yang jahil tentang agama, belajar dan menyediakan diri beliau sebelum mengerjakan haji. Bagaimana tidak tumpah airmata.....betapa Allah mendengar dan memakbulkan doa hambaNya walaupun pernah bergelumang dengan dosa....Masya Allah....saya ingin jadi insan istimewa seperti Prof dan keluarga ketika di Tanah Suci.
Terlalu banyak yang bermain di fikiran.....terasa betapa diri ini terlalu kerdil berbanding dengan orang lain yang punya banyak ilmu tentang agama.....namun tetap bersyukur kerana hidayah itu datang ketika usia menginjak 40an....saya mula membezakan antara menutup aurat dan membalut aurat.....banyak lagi perkara2 yang saya tidak tahu! Ya Allah.....ampunilah aku di atas kejahilanku.... Next mission....pencarian ilmu....kita tidak boleh terus dalam kejahilan....tiada alasan untuk tidak mencari ilmu agama. Kadang2 terfikir juga....betapa kita menghabiskan berbelas2 tahun mencari ilmu dunia namun amat sedikit masa yang diperuntukkan untuk mencari ilmu akhirat.... Hidup selama2nyakah kita? Esok lusa tidak matikah kita? Betapa kita terlalu sibuk dengan urusan dunia sehingga akhirat kita abaikan..... Sedangkan mati itu pasti...dan mati itu hanya permulaan perjalanan kehidupan kita yang abadi.... Sanggupkah kita memperjudikan hidup yang entah berapa tahun di dunia dengan terpelosok di neraka selama2nya? Ya Allah....saya tidak sanggup memikirkannya.
Saya bukanlah seorang yang alim....saya amat jahil dalam banyak perkara. Tulisan ini bukan untuk menuding jari kepada sesiapa tetapi lebih kepada refleksi diri supaya menjadi insan yang lebih baik di sisiNya. Siapalah saya untuk mencari2 kesalahan orang lain sedangkan dosa yang dibawa sudah terlalu berat untuk ditanggung. Namun saya bergantung harap kepada Allah untuk menemukan saya dengan jalan yang Dia redhai. Dia yang memberi saya hidayah, dia juga yang mengurniakan rakan2 yang sama2 berusaha mencari keredhaanNya....Ya Allah....bantulah aku mencari jalan yang Engkau redhai...jalan orang2 yang Engkau beri nikmat, bukan jalan orang2 yang Engkau murkai atau jalan orang2 yang sesat.....
Wednesday, February 22, 2012
Health is wealth part 2 (kali ini bahasa rojak)
It all started a couple weeks ago when I suddenly couldn't lift my arm to brush my teeth one beautiful morning....(mana nak tau beautiful ke tak ek....kan gelap gelita kat luar tu!). Dari tak boleh angkat tangan, sampai la jari jemariku bulat gebuss sebab bengkak....dan bila bangun pagi, sakit bila nak menapak.....tak campur lagi dengan batuk dan selsema yang melekat tak nak hilang.... Peh....sekali Allah nak bagi....terima ajelah..sakit tu kan penghapus dosa...... InsyaAllah.....
Dua minggu kemudian, lepas balik dari KK, I finally got the guts to see the doctor. Thanks pada kawan2 yang advise suruh jumpa doktor. Jadi, hari Isnin minggu lepas, I went to SDMC jumpa Dr Lee Siew Peng. She's a neurologist. Disebabkan pagi tu dah makan, jadi tak bolehlah buat blood test pagi tu. Lagipun, sampai SDMC dah lambat so queue dah panjang. Nurse pun set appointment keesokkan harinya iaitu hari Selasa minggu lepas untuk buat blood test. Tapi kena datang awal sebab blood test pukul 8.30 diikuti nerve test pukul 9.30 dan jumpa balik dr pukul 11.
Dekat lab sempat bersembang dengan orang yang ambil darah tu. Kesian dia, ada tumour kat kepala. Cuma mampu beri kata2 semangat kat dia. Dia pun nampak positif. Semoga Allah merahmati dan menyembuhkan dia. Lepas ambil darah...banyak tu....rasanya ada 6-8 botol kecik kot, I went for breakfast. Lagipun nak prepare myself with the nerve test yang I tak berani nak google pun apa dia. Nerve test ni dia pakai elektrik nak tengok reaction nerve kita bila dikenakan arus elektrik kat parts of the fingers/hand (sebab masalah saya di tangan). Takdelah kuat arus elektrik tu, kalau tak mau keras kejung kat situ... Tingling sensation....a bit uncomfortable...dan tangan kiri terasa sakit sedikit berbanding tangan kanan. Maksudnya, memang tangan kanan problem la...sebab kurang reaction pada arus elektrik yang dikenakan.
Jumpa doktor,dia pun confirm mild carpal tunnel. Other than that, my HB is a bit low- kurang daripada 10 (9.9). Dia tanya sama ada buang air besar keluar darah/uzur waktu tu. I said no and I also explained that my joints are painful as well. She suggested for further blood test. Saya dah tak sedap hati...dengan tangan sakit dan joints yang sakit so I went o see a dr somewhere nearby Lisa de Inn @ Seksyen 17. Dr Zhu is a very kind dr, she advised a lot of things. Siap marah lagi because she said I'm still young and I have to take care of my health. Btw, Dr Zhu ni nama klinik dia Acupotomy Centre. Combination of acupuncture and anatomy. Tak tau nak explain, sila Google ye....hehe....
Yang kelakarnya, dia siap cakap teknik decorate kek yang I buat sama macam zaman nenek dia....kekeke....dia cakap tak payah decorate cantik2 sebab orang makan lepastu jadi najis jugak.... You spent hours on the cake, people eat and poop poop. Hehehe..... Dia jugak advise jangan mandi malam sebab dia cakap I ni arthritis. Tak boleh banyak kena air nanti joints sakit.... Pendek kata, banyak lagi la yang Dr Zhu cakap. June Razali was very kind to accompany me. Lepas tu masa untuk cucuk mencucuk. Pasrah ajelah.... Dia cucuk kat kepala dan belikat. Rasanya....sakit jugak macam kena cubit tapi sekejap aje. Kurang seminit untuk setiap tempat yang dia cucuk tu. tapi alhamdulillah memang rasa ringan badan dan kaki pun dah tak sakit bila menapak pagi2. Tangan pun dah semakin ok. Dah tak bengkak cuma batuk dan selsema ni aje yang tak hilang2.
Ok, back to SDMC...So, semalam keluar la result blood test tu.....Keputusannya.... jeng3x.... Saya adalah thalassemia carrier...dan juga saya tested positive for rheumatism. Minggu depan ada appointment dengan rheumatologist pulak.... Sabar ajelah.... Apa significance blood test result tu? Maksudnya, my kids mungkin carrier jugak. Kalau satu hari nanti diaorang kawin dan the husband is also a carrier, there is a chance that anak diaorang akan dapat thalassemia major. So, penting jugak nak tau tentang ini. Banyak lagi yang saya perlu baca tentang thalassemia ni.... Once I have enough information, I'll definitely share...until then... Assalamualaikum.....
Dua minggu kemudian, lepas balik dari KK, I finally got the guts to see the doctor. Thanks pada kawan2 yang advise suruh jumpa doktor. Jadi, hari Isnin minggu lepas, I went to SDMC jumpa Dr Lee Siew Peng. She's a neurologist. Disebabkan pagi tu dah makan, jadi tak bolehlah buat blood test pagi tu. Lagipun, sampai SDMC dah lambat so queue dah panjang. Nurse pun set appointment keesokkan harinya iaitu hari Selasa minggu lepas untuk buat blood test. Tapi kena datang awal sebab blood test pukul 8.30 diikuti nerve test pukul 9.30 dan jumpa balik dr pukul 11.
Dekat lab sempat bersembang dengan orang yang ambil darah tu. Kesian dia, ada tumour kat kepala. Cuma mampu beri kata2 semangat kat dia. Dia pun nampak positif. Semoga Allah merahmati dan menyembuhkan dia. Lepas ambil darah...banyak tu....rasanya ada 6-8 botol kecik kot, I went for breakfast. Lagipun nak prepare myself with the nerve test yang I tak berani nak google pun apa dia. Nerve test ni dia pakai elektrik nak tengok reaction nerve kita bila dikenakan arus elektrik kat parts of the fingers/hand (sebab masalah saya di tangan). Takdelah kuat arus elektrik tu, kalau tak mau keras kejung kat situ... Tingling sensation....a bit uncomfortable...dan tangan kiri terasa sakit sedikit berbanding tangan kanan. Maksudnya, memang tangan kanan problem la...sebab kurang reaction pada arus elektrik yang dikenakan.
Jumpa doktor,dia pun confirm mild carpal tunnel. Other than that, my HB is a bit low- kurang daripada 10 (9.9). Dia tanya sama ada buang air besar keluar darah/uzur waktu tu. I said no and I also explained that my joints are painful as well. She suggested for further blood test. Saya dah tak sedap hati...dengan tangan sakit dan joints yang sakit so I went o see a dr somewhere nearby Lisa de Inn @ Seksyen 17. Dr Zhu is a very kind dr, she advised a lot of things. Siap marah lagi because she said I'm still young and I have to take care of my health. Btw, Dr Zhu ni nama klinik dia Acupotomy Centre. Combination of acupuncture and anatomy. Tak tau nak explain, sila Google ye....hehe....
Yang kelakarnya, dia siap cakap teknik decorate kek yang I buat sama macam zaman nenek dia....kekeke....dia cakap tak payah decorate cantik2 sebab orang makan lepastu jadi najis jugak.... You spent hours on the cake, people eat and poop poop. Hehehe..... Dia jugak advise jangan mandi malam sebab dia cakap I ni arthritis. Tak boleh banyak kena air nanti joints sakit.... Pendek kata, banyak lagi la yang Dr Zhu cakap. June Razali was very kind to accompany me. Lepas tu masa untuk cucuk mencucuk. Pasrah ajelah.... Dia cucuk kat kepala dan belikat. Rasanya....sakit jugak macam kena cubit tapi sekejap aje. Kurang seminit untuk setiap tempat yang dia cucuk tu. tapi alhamdulillah memang rasa ringan badan dan kaki pun dah tak sakit bila menapak pagi2. Tangan pun dah semakin ok. Dah tak bengkak cuma batuk dan selsema ni aje yang tak hilang2.
Ok, back to SDMC...So, semalam keluar la result blood test tu.....Keputusannya.... jeng3x.... Saya adalah thalassemia carrier...dan juga saya tested positive for rheumatism. Minggu depan ada appointment dengan rheumatologist pulak.... Sabar ajelah.... Apa significance blood test result tu? Maksudnya, my kids mungkin carrier jugak. Kalau satu hari nanti diaorang kawin dan the husband is also a carrier, there is a chance that anak diaorang akan dapat thalassemia major. So, penting jugak nak tau tentang ini. Banyak lagi yang saya perlu baca tentang thalassemia ni.... Once I have enough information, I'll definitely share...until then... Assalamualaikum.....
Friday, February 17, 2012
Mari Membaca
Dah lama sangat diri ini tidak melakukan aktiviti kegemaran iaitu membaca. Minggu lepas, waktu hantar Sarah ke kelas piano, kebetulan Mirado tu berdepan aje dengan Popular..hehe...apa lagi, banyaklah novel-novel yang dibelek. Dah punggah novel2 tu ke kaunter, bila nak keluarkan kad ahli aje...lesap la pulak kad tu! Grrr.... sebab nak sangat diskaun tu, sampai kensel tak jadi beli. Hari Rabu pulak, pergilah Subang Parade, ingatkan nak bayar bil Digi. Sistem down pulak....aduss....
Sarah nak beli barang-barang sekolah dia jadi kami pun masuklah ke MPH. Wah, ada buku Norhayati Berahim. Masa kat Popular, takde pulak ternampak buku2 karya Norhayati Berahim. NB ni adalah salah seorang penulis yang saya gemari. Tabiat saya pulak, bila saya sukakan karya seseorang penulis tu, saya akan beli semua buku-buku karya beliau. Kalau penulis luar negara, saya suka buku2 karya Judith McNaught, Julie Garwood, Jude Deveraux. Tiga2 penulis ni semua buku yang ditulis saya telah beli dan baca kecuali buku-buku keluaran setahun dua ini aje yang saya tidak sempat beli.
Kalau penulis Malaysia, saya suka Aisya Sofea, Norhayati Berahim dan Fauziah Ashaari. Saya ada koleksi semua buku Aisya Sofea-tak banyak pun. Norhayati Berahim banyak juga. Fauziah Ashaari pula, karya terdahulu beliau saya pinjam daripada rakan dan cuma beli yang terkini sahaja. Selain itu, saya juga minat gaya penulisan Aina Emir, Sharifah Abu Salem dan Anis Ayuni cuma tidak membuat koleksi buku-buku mereka.
Hari ini saya selesai membaca novel Menunggu Kereta Api. Sarat dengan nilai murni, pengajaran dan paling penting...terselit hadis dan ayat Quran. Secara tidak langsung, kita tidak terus hanyut dibuai mimpi-mimpi indah yang disogokkan penulis. Itu adalah salah satu sebab mengapa saya sangat meminati karya Norhayati Berahim. Sangat berbaloi untuk dibaca. Nak cerita lebih-lebih, tak best, jadi bacalah sendiri. :-)
Subscribe to:
Posts (Atom)




































